Pasang Iklan Gratis

Double Apes Patrick Kluivert: Indonesia mentok di ronde 4, Suriname ikut gagal ke Piala Dunia

 Nasib apes tampaknya dirasakan Patrick Kluivert yang berstatus sebagai mantan pelatih Timnas Indonesia.

Setelah gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 dengan jabatannya sebagai pelatih kepala.

Kluivert kembali mengulangi kegagalan yang sama, namun dengan status yang berbeda.

Ialah Suriname yang diketahui baru saja disingkirkan Bolivia di babak semifinal play-off Piala Dunia 2026 antarkonfederasi.

Suriname kalah dengan skor 2-1 di tangan Bolivia, dalam laga yang berlangsung di Estadio BBVA Guandalupe

Kekalahan dari Bolivia tersebut secara tidak langsung membuyarkan harapan Suriname untuk lolos ke final play-off.

Dengan kegagalan ini, Suriname otomatis harus mengubur impiannya untuk bisa tampil perdana di Piala Dunia.

Apesnya, di balik kegagalan Suriname ke Piala Dunia, lantaran harus tersingkir di babak semifinal play-off.

Keberadaan Patrick Kluivert justru menjadi sorotan tajam.

Hal ini karena setelah dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia pasca kegagalan Garuda di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November lalu.

Kluivert diketahui punya jabatan baru sebagai dewan penasehat Timnas Suriname per tanggal 14 Maret lalu.

Kluivert tidak sendirian mengisi peran tersebut, karena ada sosok Clarence Seedorf yang menempati jabatan yang sama.

Pengalaman dan rekam jejak Kluivert serta Seedorf sebagai legenda sepak bola Belanda, seakan diharapkan bisa menginspirasi perjuangan Suriname untuk bisa lolos perdana ke Piala Dunia.

Hanya saja setelah dipercaya mengisi jabatan itu, Suriname justru langsung gagal ke Piala Dunia 2026, usai langkahnya terhenti di play-off.

Artinya, tak kurang dari dua pekan setelah dipercaya mengisi peran sebagai Dewan Penasehat bersama Seedorf.

Kluivert seakan mengalami situasi dejavu yakni menyaksikan timnya sendiri gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Rapor Kluivert Ketika Dipercaya Melatih Timnas Indonesia yang Berujung Kegagalan ke Piala Dunia

Sebelum mendapat peran sebagai salah satu Dewan Penasehat di Federasi Sepak Bula Suriname, dua pekan lalu.

Kluivert diketahui sempat mendapat kepercayaan luar biasa untuk mengisi jabatan pelatih kepala Timnas Indonesia.

Meskipun kedatangannya menimbulkan pro kontra, dan terjadi pada momen yang dianggap tidak tepat.

Kluivert tetap saja mencoba merebut simpati penggemar sepak bola Timnas Indonesia yang kala itu sedang menikmati perjalanan bersama Shin Tae-yong.

Sempat mampu meloloskan Garuda ke ronde keempat, harapan Timnas Indonesia pun juga sirna di babak tersebut.

Kekalahan ganda melawan Arab Saudi dan Irak di ronde keempat, langsung membuyarkan impian Garuda ke Piala Dunia.

Jika menengok statistik Kluivert sejak dipercaya menggantikan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Performa Timnas Indonesia memang tidak tampak lebih baik, meskipun ia mampu membawa Garuda lolos ke ronde keempat.

Catatan tiga kemenangan, satu hasil imbang dan empat kekalahan menjadi rapor merah karier kepelatihan Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Khusus di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kluivert hanya bisa mempersembahkan dua kemenangan dan empat kekalahan.

Dua kemenangan diraih Kluivert saat mengalahkan Bahrain dan China dengan skor 1-0 di ronde ketiga.

Lalu, empat kekalahan tragis diderita Kluivert saat Garuda dibantai Australia (5-1) dan Jepang (6-0) di ronde ketiga, lalu disusul hasil negatif melawan Arab Saudi (3-2) dan Irak (1-0) di babak keempat.

Setelah kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI akhirnya mengambil keputusan untuk memecat Kluivert tak lama berselang.


0 Response to "Double Apes Patrick Kluivert: Indonesia mentok di ronde 4, Suriname ikut gagal ke Piala Dunia"

Posting Komentar