Setelah penantian panjang, Liga Primer angkat bicara soal kasus Manchester City
Menanti tanpa akhir
Richard Masters, Kepala Eksekutif Liga Primer Inggris, mengakui bahwa penjatuhan putusan dalam kasus tuduhan pelanggaran finansial yang diarahkan kepada klub Manchester City "membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan", seraya menegaskan pada saat yang sama komitmen penuhnya terhadap kerahasiaan prosedur yang ditempuh hingga tercapai keputusan akhir.
Akar kasus ini bermula tiga tahun lalu, ketika Liga Primer menjatuhkan tuduhan kepada klub berjuluk The Citizens itu atas pelanggaran aturan permainan finansial yang bersih selama sembilan musim, tepatnya dalam periode antara 2009 hingga 2018; periode yang menyaksikan tim tersebut meraih tiga gelar Liga Primer Inggris. Di pihaknya, manajemen Manchester City terus membantah secara tegas semua tuduhan ini serta menolak telah melakukan pelanggaran apa pun.
Tuduhan yang diarahkan kepada klub itu terangkum dalam tidak menyampaikan informasi finansial yang akurat kepada liga sepanjang sembilan tahun tersebut, di samping tidak bekerja sama dengan penyelidikan yang dilakukan terkait urusan finansialnya. Meskipun kedua pihak telah menjalani sidang dengar pendapat yang berlangsung selama 12 pekan di hadapan komisi independen yang beranggotakan tiga orang antara September dan Desember tahun 2024, keputusan yang menentukan belum juga tercapai setelah berlalu hampir dua tahun sejak sidang tersebut.
Dalam jawabannya atas pertanyaan seputar perkembangan terbaru kasus itu pada acara peluncuran musim baru Liga Primer (2026-2027), Masters mengatakan dalam pernyataan kepada jaringan "Sky News": "Tidak ada yang bisa saya tambahkan saat ini; aturan kami benar-benar jelas dalam hal ini, dan saya berkewajiban menjaga kerahasiaan segala sesuatu sampai kami siap mengeluarkan keputusan dan mengumumkannya dengan penuh kejelasan."
Kepala eksekutif itu menambahkan sambil menjelaskan: "Saya tidak bisa memberikan pembaruan apa pun mengenai waktu atau jalannya prosedur; satu-satunya jalan yang tersedia di hadapan kami adalah membiarkan jalur hukum berjalan secara alami. Saya benar-benar menyadari kondisi frustrasi yang ada, karena persoalan ini memang membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan."
Mengenai apakah ia merasa marah atas berlarut-larutnya musyawarah tersebut, Masters membantahnya sambil mengatakan: "Tentu saja tidak, saya telah menyatakan sebelumnya bahwa komisi membutuhkan waktu dan ruang yang cukup untuk menjalankan pekerjaannya. Pada akhirnya, peran Liga Primer Inggris terbatas pada menyampaikan tuduhan, apabila tersedia bukti yang cukup, di hadapan komisi independen agar memungkinkannya membuktikan kebenaran, dan hal itu tidak seharusnya dibatasi oleh rentang waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kebenaran tersebut."


0 Response to "Setelah penantian panjang, Liga Primer angkat bicara soal kasus Manchester City"
Posting Komentar