Real Madrid punya lini serang gacor, tetapi gelandangnya loyo banget
Real Madrid memang memiliki lini serang yang berbahaya, tetapi para gelandang mereka justru tampil loyo.
Musim 2025-2026 seperti bukan menjadi milik Madrid.
Berjibaku di tiga kompetisi berbeda, El Real justru terancam nirgelar.
Di Copa del Rey, langkah mereka terhenti di babak 16 besar usai didepak oleh tim semenjana, Albacete.
Lalu di Liga Champions, untuk kedua kalinya Madrid tersingkir lebih cepat.
Perjalanan mereka hanya sampai di babak perempat final usai dikandaskan oleh Bayern Muenchen lewat agregat 4-6.
Sementara itu di Liga Spanyol, armada arahan Alvaro Arbeloa tertinggal 9 poin dari musuh bebuyutannya, Barcelona.
Real Madrid tertahan di peringkat kedua dengan koleksi 70 poin.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan 7 laga, gelar Liga Spanyol menjadi satu-satunya harapan bagi mereka untuk mengamankan musim lewat torehan trofi.
Penampilan yang ditunjukkan oleh Madrid kali ini bisa dibilang jauh dari ekspektasi.
Padahal mereka memiliki lini serang yang cukup menjanjikan musim ini.
Dua pemain depannya, Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, berhasil menembus dua digit untuk urusan menjebol gawang lawan.
Bahkan Mbappe berstatus sebagi top scorer sementara kompetisi Liga Spanyol dengan 23 gol.
Jika ditotal, penyerang asal Prancis itu mampu menembus 40 gol dari 39 yang dilakoni di semua ajang kompetitif.
Sementara itu Vinicius sudah mencetak 11 gol di LaLiga dengan torehan total 17 lesakan di berbagai ajang.
Sumbangsih kedua pemain tersebut membuat Real Madrid sejauh ini telah mencetak 65 gol sepanjang musim ini.
Namun, eks pelatih mereka, Fabio Capello, melihat tim ibu kota Spanyol itu masih belum menggambarkan identitas klub.
Capello menilai bahwa Madrid butuh sosok jenderal di lini tengah yang mumpuni sepeninggal Luka Modric.
Menurutnya, kekuatan klub milik Florentino Perez tersebut ada di lini tengah.
Di masa lampau Madrid memiliki gelandang-gelandang kelas atas seperti Modric, Toni Kroos, Casemiro, Isco, James Rodriguez, hingga Mesut Oezil.
Namun, Madrid yang sekarang begitu jauh berbeda dan dinilai loyo untuk para gelandangnya.
Fabio Capello menekankan bahwa pembenahan sektor gelandang tengah perlu dilakukan Real Madrid agar bisa kembali ke penampilan asli mereka.
"Saya akan merombak lini tengah melihat situasinya sekarang," ucap Capello, dikutip dari Diario AS.
"Real Madrid perlu mencari pemain seperti Modric."
"Ini adalah tim yang tidak lagi memiliki lini tengah seperti dulu."
"Mereka memiliki penyerang yang sangat bagus, tapi tidak lagi memiliki lini tengah seperti dulu, yang dulu sangat spektakuler."
"Kekuatan tim ini terletak pada gelandang tengah," pungkasnya.
Revolusi lini tengah memang akan menjadi salah satu prioritas yang dilakukan Real Madrid pada musim depan.
Madrid memang tengah memasuki masa transisi dengan keberadaan Arda Guler, Jude Bellingham, Federico Valverde, Eduardo Camavinga, dan Aurelien Tchouameni.
Di samping itu mereka juga diminta untuk bangkit setelah 4 laga beruntun di berbagai ajang gagal memetik kemenangan.
Mbappe dkk. kalah 3 kali dan imbang sekali dari hasil empat laga yang sudah dilakoni.
Los Merengues bakal kembali beraksi di Liga Spanyol tengah pekan ini dengan menjamu Alaves di Santiago Bernabeu, Rabu (22/4/2026) pukul 02.30 WIB.


0 Response to "Real Madrid punya lini serang gacor, tetapi gelandangnya loyo banget"
Posting Komentar